Selamat Datang dan Terima Kasih

Fungsi dan Cara kerja Relay pada Kendaraan

1komentar

Seperti yang telah kita ketahui bahwa rellay merupakan salah satu komponen elektronik yang terdiri dari 2 bagian yaitu elektromagnetik yang berupa kumparan dan juga kontak poin. Secara unum relay bisa di artikan dengan komponen untuk mengalirkan arus listrik dengan arus yang besar dengan memakai kendali listrik dari arus listrik yang kecil.
Oleh sebab itu relay bisa di pakai pada kendaraan seperti pada rangkaian lampu kepala. Seperti pada umumnya relay juga memiliki empat terminal yaitu terminal 30 dan 87 yang sudah berhubungan dengan kontak point dab juga terminal 85 dan 86 yang juga sudah berhubungan dengan elektromagnetik. Nah, untuk lebih jelas terperincinya anda bisa melihat gambar di bawah ini


gambar relay 4 kaki
Relay yang berada di kendaraan yaitu berfungsi sebagai elektromagnetik swictch atau bisa di sebut juga dengan saklar yang telah di kendalikan oleh magnet listrik. Cara kerja pada relay ialah pada saat kumparan atau atau di sebut juga dengan elekrtomagnetik tersebut di alirkan listrik melalui terminal 85 dan 86, maka elektromagnetik ini akan menimbulkan adanya medan magnet.
Nah, kemagnetan itulah yang kemudian menarik kontak pont sehingga terminal 30 dan 87 bisa terhubung. Nah, bagai mana ? anda sudah mengerti kan cara kerja pada relay ? Mungkin gambar di bawah ini bisa membantu anda agar lebih mengerti lagi.
Gambar Cara kerja Relay
Selain relay 4 terminal ada juga relay yang memiliki 5, 6 terminal dan lain – lain. Prinsip kerjanya juga sama, namun perbedaannya pada kontak pont nya saja yang di perbanyak. Pada relay yang memiliki 5 terminal di relay tersebut terdapat 87 dan 87a, biasanya pada terminal 87a tersebut kebalikan dari terminal 87 artinya saat terminal 87 telah terhubung dengan terminal 30, maka pada terminal 87a terputus dengan terminal 30 begitu juga sebaliknya ya.
Piranti relay di bendakan menjadi 2, yakni relay normaly open dan relay normaly close. Pengertian dari relay normaly open yakni ketika normal atau tidak ada aliran arus listrik yang mengalir ke terminal 85 dan 86 maka pada terminal 87 dan 30 tidak terhubung. Selanjutnya untuk pengertian relay normaly close yakni sebaliknya saat dalam keadaan normal yaitu terminal 85 dan 86 atau yang menuju ke kumparan elekromagnetik tidak di aliri arus listrik, maka pada terminal 30 dan 87 akan terhubung.

Penggunaan relay pada kendaraan

Dengan adanya prinsip kerja relay yang bisa di pakai untuk elektromagnetik switch maka relay bisa di pakai untuk berbagai macam dalam kendaraan. Yakni di antaranya  :
  • Bisa membuat lampu pada sepeda motor lebih terang
Pada lampu sepeda motor yang redup bisa di karenakan bertambah besarnya tahanan dalam rangkaian lampu kepala. Hal ini bisa anda akali dengan menggunakan relay. Pada prinsip kerjanya arus listrik dari baterai/aki langsung di alirkan ke lampu kapala melalui terminal 30 dan 87 pada relay. Sedangkan arus listrik yang mengalir melalui rangkaian hanya di pakai untuk menghidupkan elektromagnetik.
    Pembuatan Kunci Pengaman Pada Sepeda Motor
Nah bagi anda yang ingin membuat kunci pengaman pada sepeda motor, anda bisa membuatnya dengan menggunakan relay. Prinsip kerjanya yaitu relay tersebut di gunakan untuk saklar yang memutus dan menyambungkan arus listrik menuju ke koil.
Share this article :

+ komentar + 1 komentar

21 Juli 2017 pukul 02.10

penjelasannnya bermanfaat gan.. ikut menambahkan ya Pengertian dan Cara Kerja Relay

Posting Komentar

 
Support : Kedaisitus | Community | JT | MT | PP
Copyright © 2016. Teknik Informasi Sepeda Motor - by Blogger